Tampilkan postingan dengan label chassis dynotest. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label chassis dynotest. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Juni 2022

Pabrik Otomotif, butuh Chassis Dynamometer ga ya?

Pabrik Otomotif, butuh Chassis Dynamometer ga ya?

chassis dynamometer

Bila kita berdialog mengenai pabrik kendaraan, apakah kalian ketahui gimana metode supaya seluruh  kendaraan yang mempunyai tipe yang sama dapat mempunyai spesifikasi serta pula performa yang sama? Jikalaupun seluruh kendaraan tersebut terbuat ataupun dirakit dengan SOP yang sama, apakah bisa jadi? Seluruh kendaraan yang dapat menggapai ratusan ataupun apalagi ribuan unit tersebut tidak mempunyai satupun kesalahan dalam proses perakitannya? Jawabannya merupakan, sebab kendaraan yang sudah berakhir dirakit tersebut hendak dicoba pengujian dengan memakai suatu perlengkapan pengujian, perlengkapan tersebut merupakan Chassis Dynamometer.

Chassis dynamometer ini mempunyai fungsi selaku media pengujian yang hendak mengukur kinerja serta pula performa optimal pada suatu kendaraan. Tidak dapat dipungkiri bila suatu pabrik hendak mempunyai spesifikasi mereka tertentu yang hendak mereka pakai buat kendaraan yang hendak mereka penciptaan. Kendaraan yang dibuat tersebut pula wajib mempunyai performa yang cocok dengan spesifikasi tersebut. Gimana metode mengenali jika kendaraan tersebut telah lolos serta penuhi ketentuan spesifikasi tersebut?

Ya, benar sakali, Chassis Dynamometer mempunyai kedudukan yang sangat berarti dalam proses pembuatan kendaraan tersebut, supaya kendaraan cocok dengan spesifikasi serta layak buat dijual. Proses dari pengujian ini pula hendak dicoba 1 per 1 pada kendaraan dengan metode meletakkan kendaraan diatas perlengkapan pengujian. Nantinya roller yang ada pada perlengkapan pengujian hendak berbalik bersamaan dengan perputaran dari roda pada kendaraan, serta nantinya hasil dari pengujian hendak ditampilkan pada layar display yang ada pada perlengkapan, kemudian hendak hasil dari pengujian hendak dibanding dengan spesifikasi yang terdapat.

Jadi, apakah pabrik otomotif memerlukan Chassis Dynamometer? Jawabannya merupakan" harus" sebab bila tanpa perlengkapan pengujian ini, bisa jadi suatu pabrik yang memproduksi kendaraan hendak menghabiskan waktu yang lama cuma buat mencocokkan performa kendaraan dengan spesifikasi yang sudah mereka buat. 



Sumber : Dynamometer Indonesia

Senin, 23 Mei 2022

no image

Uji Mesin Kendaraan Menggunakan Chassis Dynamometer

Chassis Dynamometer ialah sesuatu peralatan pengujian yang berfungsi sebagai mesin pengukur tenaga dan juga torsi pada mesin pada sesuatu kendaraan. hasil dari pengukuran dengan mengenakan peralatan ini dapat menunjukkan berapa tenaga dan juga torsi yang didapat yang disamakan dengan pada disaat kendaraan berjalan. Bisa kita ibaratkan apabila lantai maupun roller pada chassis dynamometer ini sebagai jalan raya, karena hasil yang didapatkan dengan mengenakan chassis dynamometer tidak akan berbeda jauh dengan hasil yang didapatkan di jalan raya. Apabila dibandingkan dengan engine dynamometer, peralatan ini sangat berbeda. Karena hasil pengujian dari mesin ini didapatkan dari kondisi kendaraaan yang terbeban, kebalikannya hasil pengujian dari engine dynamometer yakni hasil dari kondisi mesin tanpa terbeban.

2 macam Cara Kerja Dynamometer

Axle Dynamometer

Axle Dynamometer ini ialah tata metode pengujian chassis yang berfokus pada As kendaraan, tata cara kerjanya ialah dengan tata cara menghubungkan tiap- masing- masing as pada kendaraan pada chassis dynamometer. Sehabis itu Axle Chassis Dynamometer akan digerakkan oleh as kendaraan, dari perputaran tersebutlah hasil torsi dan tenaga maksimal dari mesin kendaraan akan didapatkan.

On- Wheel Dynamometer

Buat pengujian On Wheel Chassis Dynamometer ini, tata cara kerjanya sangat simpel, karena para user dari mesin ini tidak perlu membuka ban kendaraan mereka semacam pada pengujian Axle Dynamometer. Mesin pengujian ini memiliki roller yang dapat berputar bertepatan dengan perputaran ban kendaraan, perputaran dari roller tersebutlah yang nantinya akan dihitung oleh sistem pada Chassis dynamometer.

Perawatan Pada Chassis Dynamometer

Pemeliharaan ruangan

Pemeliharaan ruangan pada dynamometer ini cukup ketat, sebab mesin bisa saja hadapi hambatan semacam kehancuran bagian dalam mesin, akurasi yang menurun dan sebagian kasus yang lain yang mencuat. Kasus tersebut dapat mencuat diakibatkan kondisi ruangan yang tidak bersih dari oli, bahan bakar dan aspek yang lain yang tidak dibersihkan sehabis pengujian berakhir dicoba.

Pemeliharaan alat

Dalam proses pemeliharaan pada peralatan maupun mesin, kebersihan peralatan uji juga sangat berarti buat diperhatikan, sebab diakibatkan peralatan uji yang didominasi oleh bahan metal semacam baja, pelat dan sebagainya, dapat hadapi karatan apabila tidak dirawat dan dibersihkan secara berkala sehabis melakukan pengujan. Sehingga Mengenai tersebut dapat jadi alibi utama kenapa mesin tidak dapat bertahan dengan lama. 


Sumber : Dynamometer Indonesia

Rabu, 20 April 2022

no image

Memilih Chassis Dynamometer Dengan Tepat


Dalam melaksanakan pengujian untuk engine, transmisi ataupun kendaraan, pemilik dari workshop pastinya butuh peralatan ujinya yakni dynamometer. Dengan mengenakan dynamometer kita dapat mengidentifikasi keadaan mesin maupun kondisi mesin apakah sama, lebih rendah maupun lebih baik dari spesifikasi pabrikannya. Dynamometer terdiri dari berbagai bermacam jenis pengujian semacam engine dynamometer yang digunakan buat pengujian engine saja, transmisi dynamometer buat pengujian transmisi dan chassis dynamometer yang digunakan buat pengujian kendaran dengan kondisi kendaraan sudah terpasang secara sempurna.

Disaat ini terdapat berbagai bermacam tipe kendaraan dari brand yang berbeda, yang pastinya kendaraan tersebut pula memiliki spesifikasi yang berbeda- beda. Buat itu, dalam membeli chassis dynamometer buat pengujian kendaraan, kita harus mendengarkan sebagian Mengenai, berikut panduan memilah mesin uji chassis dynamometer:

Jenis kendaraan yang hendak diuji

Jenis kendaraan yang dimaksud disini yakni motor maupun mobil, terdapat model peralatan uji yang digunakan buat kendaraan roda 2 dan buat roda 4.

Jenis Chassis Dynamometer

Dalam pengujiannya, Chassis dynamometer memiliki 2 tipe yakni: yang awal terdapat Axle Dynamometer Tata cara kerja dari chassis dynamometer tipe ini yakni segala roda kendaraan dilepas, sehabis itu tiap- masing- masing axle maupun as roda dipasangkan ke peralatan uji sebagai input dari pengujian tenaga dan torsi yang dihasilkan. Yang kedua terdapat tata cara On wheel dynamometer Tata cara kerjanya yakni masing- masing roda penggerak diletakkan diatas roller dynamometer maupun ban bertumpu diatas roller tersebut yang sehabis itu putaran roda hendak membuat roller berputar yang sehabis itu putaran roller tersebut hendak menghasilkan output dan sehabis itu diproses oleh aplikasi sehingga menghasilkan keluaran data.

Tipe penggerak kendaraan

Pemilihan peralatan uji dari tipe penggerak kendaraan digunakan buat kendaraan roda 4. Kendaraan roda 4 memiliki berbagai tipe, ada kendaraan dengan 2 roda penggerak, yang terdiri atas penggerak roda depan( FWD) dan penggerak roda balik( RWD), dan ada kendaraan dengan 4 roda penggerak 4WD) maupun penggerak roda depan balik( AWD).

Spesifikasi kendaraan

Karena spesifikasi kendaraan yang berbeda- beda, sampai perlu spesifikasi kendaraan pengujian yang detail semacam tenaga dan torsi maksimal dari kendaraan yang hendak diuji, wheel base kendaraan serta dimensi dari kendaraan tersebut. 


Sumber : Dynamometer Indonesia

Kamis, 24 Maret 2022

Mari Mengenal Mesin Pengujian Chassis Dynamometer

Mari Mengenal Mesin Pengujian Chassis Dynamometer

Dynamometer ialah sesuatu mesin yang digunakan buat melakukan pengujian ataupun pengukuran pada tenaga, tenaga dan torsi maksimal yang bisa dihasilkan oleh mesin pada sesuatu kendaraan. Ada sebagian bermacam tata metode pengujian yang terdapat pada dynamometer ini, salah satunya ialah tata metode pengujian Chassis Dynamometer.

Chassis Dynamometer ialah tata metode penguijan yang digunakan buat melakukan pengukuran pada daua dan pula torsi maksimal pada kendaraan, chassis ini pula digunakan buat melakukan pengukuran pada emisi maupun pada gas buangan kendaraan dengan tata cara melakukan perbandingan pada bahan bakar dan pula hawa pada mesin kendaraan.

Cara Kerja Mesin Chassis Dynamometer

Terdapat 2 bermacam tata metode pengujianyang digunakan dalam pengujian chassis dynamometer ini, antara lain:

- Axle Chassis Dynamometer

Axle Chassis Dynamometer ialah sesuatu tata metode pengujian yang berfokus pada as kendaraan dalam pengujiannya, karena peralatan ini hanya bisa dipasangkan pada as kendaraan dengan tata cara melepaskan roda maupun ban pada sesuatu kendaraan terlebih dahulu. Sehabis as kendaraan sudah dilepaskan axle dynamometer hendak dipasangkan pada kendaraan tersebut, tata cara kerjanya yakni mesin uji hendak diputar dengan as kendaraan hingga mencapai kecepatan tertentu. Setelah itu nantinya hasil dari pengujian ini dapat disaksikan lewat monitor pada peralatan yang sudah disediakan.

- On Wheel Chassis Dynamometer

Pada tata metode On Wheel Chassis Dynamometer ini pengujiannya tidak membutuhkan yang namanya proses bongkar pasang pada part kendaraan, karena pengujian ini mengenakan roller yang terletak diatas mesin chassis dynamometer. Pertama- tama kendaraan hendak dinaikkan keatas roller chassis dynamometer, sehabis itu kendaraan hendak dijalankan sebagaimana biasanya, nantinya roller hendak berputar seiringan dengan putaran roda pada kendaraan. hasil dari pengujian ini dapat dilihat melalui display monitor yang sudah disediakan.


Sumber : Dynamometer Indonesia